Matoduwolo de Blog Ola’u

Agustus 9, 2006

Nike (Duwo) Gorontalo

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — vandysahabu @ 8:43 am

NIKE GORONTALO ( “DUWO” )

Nama Produk : Nike ( “DUWO” ) Gorontalo Harga : Nego Contact : Telecenter Tuladenggi Provinsi Gorontalo Telp. : 0435-838092 Email : telecenter_tuladenggi@internux.web.id   Feature : Hampir setiap akhir bulan dalam kalender Tahun Qomariah di Gorontalo khususnya di muara sungai Bone, muncul sejenis ikan kecil yang ukuranya lebih kecil dari teri yang oleh masyarakat disebut ” Nike” atau “DUWO“.  Bagi masyarakat Gorontalo yang jauh dari pelabuhan indikatornya melalui bunyi bambuA (terompet dari kerang) yang terdengar dimana-mana.Kandungan gizi duwo cukup tinggi, bahkan mengandung banyak hormon hingga dapat menambah vitalitas. Begitu populernya duwo sehingga setiap orang Gorontalo sangat merindukannya, apalagi jika diramu dalam masakan Gorontalo seperti perkedel, yilepaO (sagu yang di campur duwo ), pepes duwo, tumis,”masak kering” dan duwo goreng kering. Untuk melayani permintaan Orang Gorontalo dari luar daerah, duwo dikemas dalam termos dan dikirim dengan kargo khusus ke tempat tujuannya. Munculnya Duwo sampai dengan saat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut mengingat proses terjadinya menurut cerita sebagian orang utamanya dari para nelayan masih merupakan tanda tanya besar. Dari cerita yang beredar Duwo ini berasal dari Hulu sungai Bone terbungkus oleh selaput dan hanyut dibawa arus sungai ke laut. Sampai dilaut selaput yang sangat besar tadi akan pecah jika ikan-ikan dilaut menggitinya sehingga Nike atau Dowo tadi menyebar. Umumnya oleh para nelayan mengetahui kalau nike sudah muncul dari perut ikan hasil tangkapan mereka yang memakan nike-nike tadi. Biasanya Duwo ini disebut dengan Nike Baru, nah nike baru ini harga jualnya cukup tinggi kisaran harganya cukup bervariasi mulai dari Rp. 7.500 sampai Rp.10.000 dengan menggunakan takaran kaleng susu kental. Meski memiliki nilai tawar yang cukup mahal, bagi masyarakat Gorontalo hal itu bukan menjadi persolan, yang penting bagi mereka bisa mencicipi Nike Baru karena Nike baru memiliki cita rasa yang sangat gurih untuk dinikmati. Nike Gorontalo memiliki masa panen sampai seminggu. Lebih unik lagi Duwo yang menyebar dilaut selama beberapa hari, akan kembali lagi ke hulu sungai sebagai tempat asalnya. Satu hal yang menarik Nike² tadi akan dibimbing oleh Nike jenis lain yang biasa disebut dengan Bilowa dan Piloheluta. Perbedaannya adalah kalau Bilowa nike yang sangat halus lebih halus dibanding Nike Laut sedangkan Piloheluta adalah jenis nike yang memiliki ukuran yang sangat tipis dan panjangnya bisa mencapai 7 kali lipat dari nike biasa. Nah nike jenis ini oleh orang Gorontalo disebut dengan Nike Koala atau” Nike Sungai “. Cita rasanya pun berbeda. Bahkan lebih gurih bila dibanding dengan nike yang pecah dilaut. Nike dari laut tadi akan akan pulang kembali ke hulu sungai mengikuti nike jenis Bilowa dan Piloheluta tadi dan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai memanfaatkan moment ini untuk menangkap nike yang pulang kembali ke hulu. Oleh sebagian orang–orang tua disini apabila nike sudah kembali ke hulu, bagi mereka itu merupakan pertanda bahwa keeseokan harinya sudah memasuki bulan baru dilangit (qomariah). Meski terkesan mitos dan memerlukan penelitian lebih lanjut namun pada umumnya penetapan bulan baru berdasarkan nike ini sudah sangat terbukti bahkan banyak yang tidak dapat menyangsikan ke-akuratan-nya, sehingga sering dijadikan patokan sebagai awal bulan ramadhan dan 1 syawal. Wallahu ‘Alam.. Anda tertarik untuk untuk mencicipinya atau justru tertarik ingin menelitinya..?? silahkan berkunjung ke Gorontalo.    ooOoo 

my city is Gorontalo!!!

Diarsipkan di bawah: Blogroll, Uncategorized — vandysahabu @ 3:14 am

Perkenankanlah saya mahasiswa Yogyakarta asal Gorontalo untuk memperkenalkan pariwisata daerah Provinsi Gorontalo :

Kota Gorontalo adalah sebuah kota yang dipenuhi oleh bendi/andong, mikrolet dan juga bentor yang merupakan transportasi umum. Mayoritas penduduknya beragama Islam sehingga terkenal dengan julukan Serambi Madinah. Dengan luas sekitar 1.215.065 hektar, pelabuhan Gorontalo merupakan pusat kota kedua terbesar di Sulawesi Utara dan menyimpan sejumlah bangunan kolonial bersejarah. Gorontalo dikenal dengan danau Limboto yang spektakular dan tiga sungai: Paguyaman, Bone dan Tolinggula yang memberikan irigasi kepada sawah disekitarnya.

 Patung pahlawan Gorontalo – Nani Wartabone – dapat ditemukan di lapangan olahraga Taruna Remaja dekat Quality Hotel. Taruna remaja inilah yang banyak dikunjungi remaja-remaja Gorontalo pada malam kamis dan malam minggu, Lapangannya yang indah memiliki suasana layaknya di kawasan alun-alun Yogyakarta. Tempatnya yang berhadapan dengan Kantor Gubernur Gorontalo menambah indah suasana apalagi perjalanannya dilakukan dengan menaiki bentor , yaitu suatu kenderaan yang unik .

 Gorontalo merupakan Provinsi Baru yang dulunya bagian dari Provinsi Sulawesi Utara. Kini Gorontalo telah memegang otonomi daerah sendiri. Daerahnya yang luas banyak meliliki tempat wisata yang indah. Wisatawan dari Filipina Sering berkunjung ke daerah ini melalui Menado karena dekatnya jarak antara sulawesi dan Filipina.

Bandar Udara Jalaludin merupakan pintu masuk ke daerah ini. Pesawat yang melalui daerah ini adalah Sriwijaya Air, Merpati, Lion Air dan Dirgantara Airlines. Perjalanan dari Menado ke Gorontalo jika melalui pesawat dapat ditempuh sekitar 30 menit dan melalui bis sekitar 7 jam. Dari Gorontalo ke Makassar dapat ditempuh 1 Jam 15 Menit melalui pesawat Sriwijaya dan Lion Air.

 Pada Bulan Ramadhan masyarakat Gorontalo memiliki suasana yang unik. Hal ini dapat dilihat dari adanya perayaan Tumbilatohe atau Malam Pasang Lampu yaitu suatu acara 3 hari menjelang Lebaran Idul Fitri dimana pada malam hari setiap rumah banyak dihiasi Lampu Minyak. Bukan hanya dirumah-rumah tetapi di mesjid-mesjid dan lapangan juga diadakan lomba pasang lampu. Selain itu pada saat pertengahan Ramadhan, Gorontalo banyak didatangi pedagang-pedagang dari luar Gorontalo seperti menado, minahasa, luwuk, palu dan makassar untuk berdagang di gorontalo dan berkumpul disuatu tempat yaitu di pusat kota yang menyerupai pasar sehingga dinamakan Pasar Senggol. Pasar ini menjual semua keperluan menjelang lebaran sehingga banyak dikunjungi dan berpuncak pada malam lebaran.

Pada hari ketujuh setelah Lebaran Idul Fitri ada satu perayaan yang namanya Lebaran Ketupat. Tradisi ini berasal dari masyarakat Jawa yang telah mendiami Gorontalo dan berlangsung terus menerus sampai sekarang. Pada Lebaran ketupat semua masyarakat Gorontalo disetiap rumahnya menyediakan sajian makanan berupa ketupat, opor ayam, nasi bulu, dodol dan sebagainya. Pada saat lebaran ini umumnya semua rakyat gorontalo mendatangi Kampung Jawa yaitu suatu kampung yang banyak didiami oleh orang Jawa, disanalah pusat perayaan Lebaran Ketupat dan yang menarik juga dari perayaan ini adalah adanya Lomba Karapan Sapi.

 Gorontalo terkenal dengan makanan khasnya yaitu Binte Biluhuta yaitu makanan yang menyerupai sup jagung tetapi memiliki rasa yang khas. Makanan khas yang lain yaitu ayam bakar yiloni , nasi goreng gorontalo, nasi kuning, ilabulo dan masih banyak lagi. Kerajinan tangannya yaitu karao atau kerawang dan kopia keranjang. Karao dan kopiah keranjang ini bisa dijadikan oleh-oleh selain kue kerawang dan pia (sejenis kue ). Pia Ramayana dan Primadona terekenal dengan kelezatannya.

Gorontalo terkenal juga dengan budayanya, mulai dari proses kelahiran hingga kematian semuanya dijalani dengan upacara adat . Selain itu penyambutan tamu agung, pemangkuan jabatan, kelahiran anak, menaiki rumah baru hingga perkawinan semuanya tak lepas dari adat istiadat. Tetapi adat istiadat Gorontalo memiliki satu pegangan atau pondasi yang disebut Adat Bersendikan Syara, Syara Bersendikan Kitabullah. Keseniaan daerahnya yaitu dana-dana, saronde, polopalo, gambusi dan masih banyak lagi. Semua kegiatan kesenian umumnya berpusat di bandaya poibe yaitu rumah adat gorontalo yang terletak di kabupatengorontalo.

 Sastrawan dan seorang kritikus terkenal Alm. HB. Yassin merupakan sastrawan asal Gorontalo. Karya sastranya telah terkenal diseluruh Indonesia bahkan dunia. Penyanyi Rama Aiphama dan Chintia Lamusu (personil AB Three) merupakan penyanyi asal Gorontalo. Pengusaha Rachmat Gobel pemilik PT National Gobel merupakan pengusaha asal Gorontalo yang telah banyak membantu Pembangunan Gorontalo.

 Gubernur Gorontalo Fadel Mohamad telah mencanangkan program unggulan 1000 Ton Jagung. Selain tempat-tempat menarik yang bisa dikunjungi diatas masih banyak lagi tempat-tempat wisata yang terdapat di Provinsi Gorontalo yang bisa dikunjungi dan memiliki suasana yang indah, diantaranya :

Pulau Saronde

Sebuah pulau kecil yang indah dengan pantai pasir putih dan tempat yang ideal bagi pencinta olah raga air seperti berenang, berselancar, menyelam, snorkeling, dan ski air.

Pantai Leato

Pantai berpasir putih sekitar 2 km selatan dari Gorontalo dan dapat dikunjungi dengan mengendarai bendi, bentor atau mikrolet. Pada saat menjelang sore hingga malam hari disepanjang ayula banyak dikunjungi orang untuk melihat indahnya pantai sambil menikmati roti bakar dan jagung bakar yang banyak dijual dipinggiran pantai . Suasananya layaknya pantai Losari dimakassar.

 Kwandang Sepanjang perjalanan antara Kwandang dan Gorontalo dapat ditemukan benteng kuno peninggalan jaman kolonial: Benteng Ota Mas Udangan dan Benteng Oranje.

 Bogani Nani Wartabone National Park

Terletak sekitar 50 km Kotamobagu dengan luas area sekitar 193.600 hektar merupakan salah satu hutan lindung di Sulawesi Utara. Lokasi dari taman lindung ini berada di hulu sungai Dumoga, dan tidak mudah untuk dikunjungi. Taman ini merupakan tempat tinggal berbagai macam flora dan fauna yang dilindungi seperti burung ‘black-crested macaque’, kelelawar buah raksasa dan ‘tarsier’.

Sumber air panas Lombongo

Terletak 17 km sebelah timur dari Gorontalo dengan kolam renang air panas alam dari gunung berapi. Sekitar 3 km dari kolam renang tersebut terdapat pula kolam untuk berenang dibawah kaki air terjun dengan ketinggian 30 m.

Danau Mooat

Terletak sekitar 23 km sebelah timur dari Kotamobagu pada ketinggian sekitar 900 m, Danau Mooat merupakan danau kawah yang dikelilingi dengan hutan lebat – tempat tinggal berbagai macam jenis burung, fauna dan flora yang dilindungi.

 Pentadio Resort

Terletak di Kabupaten Gorontalo. Memiliki suasana yang indah, terkenal dengan sumber air panasnya yang mengandung belerang. Sehingga banyak dikunjungi. Berbagai fasilitas tersedia di tempat ini mulai dari kolam renang, rumah makan, penginapan pitate, dan masih banyak lagi.

Demikianlah cerita saya mengenai tempat-tempat menarik yang ada di Gorontalo

Blog pada WordPress.com.